TEMPAT WISATA DI MAJALENGKA & KUNINGAN

tempat wisata di majalengka

Majalengka saat ini sedang menggeliat pengembangan di Sektor Pariwisata seiring dengan pembangunan Bandara Udara Internasional KERTAJATI.

Tingkat kunjungan wisatawan bisa dibilang akan meningkat dengan adanya fasilitas transportasi ini. Beberapa tempat wisata di Majalengka tentunya akan semakin berbenah untuk mempersiapkan tingkat kunjungan tamu wisatawan.

Sebagai penyedia jasa event organizer di Bandung dan Jakarta, kegiatan outing gathering perusahaan, sekolah ataupun organisasi kini memiliki pilihan kota Majalengka, Kuningan dan Cirebon sebagai destinasi yang menarik.

Tentunya paket outing outbound gathering perlu dikemas secra apik dengan menggabungkan beberapa tempat wisata di Majalengka dan Kuningan.

Berikut ini beberapa ulasan tempat wisata di Majalengka & Kuningan yang kami ambil dari sumber www.tempatwisataunik.com

40 Tempat Wisata di Majalengka & Kuningan

Kabupaten di Jawa Barat ini pada awalnya bernama Kabupaten Maja. Berlokasi di bagian timur Jawa Barat, daerah ini memiliki dataran rendah di bagian utara, berbukit di bagian tengah, dan banyak pegunungan di bagian selatan. Oleh karena tempatnya yang memiliki banyak pegunungan dan bukit, maka tidak heran kalau tempat wisata di Majalengka terdapat banyak air terjun dan juga telaga serta tempat wisata air lainnya, tidak kalah dengan tempat wisata di luar negri.

1. JEMBER WATERPARK



Terletak 15 kilometer dari alun-alun kota, Jember Waterpark merupakan tempat bermain yang cocok untuk anak-anak maupun dewasa. Tidak heran, banyak penduduk sekitar yang memilih menghabiskan waktunya di tempat rekreasi ini, sementara banyak juga pengunjung dan wisatawan luar daerah yang turut menikmati taman bermain air ini. Dengan memiliki konsep Dinosaurus, untuk masuk ke dalam objek wisata ini memang diperlukan tiket masuk sebesar 20 ribu rupiah, tetapi anak-anak dan orang tua sudah pasti akan menikmati objek wisata ini. Banyak tempat-tempat di Jawa Barat yang menarik, salah satunya adalah Majalengka dan Purwakarta. 


2. GOA LALAY

tempat wisata di majalengka

Tempat wisata ini tergolong unik dan tidak sama seperti tempat wisata lainnya, karena letaknya yang cukup tersembunyi.

Bagi para wisatawan yang suka berpetualang dan mengeksplor tempat-tempat unik, pastikan Goa Lalay termasuk ke dalam tempat yang wajib dikunjungi. Terkenal sebagai green-canyon Majalengka seperti green canyon Pangandaran, lokasi goa ini tidak jauh dari Curug Maja.

Untuk mengakses goa ini sendiri tergolong cukup sulit, karena pengunjung harus melewati jalan setapak yang terdapat jurang cukup dalam di sebelah kanan dan kiri jalan.

Meskipun begitu, jurang-jurang tersebut malah menambah keindahan goad an membuat petualangan menjadi lebih menarik. Setelah sampai di dalam goa, pengunjung bisa melihat semacam danau kecil yang terbentuk karena air yang mengucur deras ke dalam goa.

Suasana yang menyejukkan bisa didapatkan dari goa ini, dank arena di kelilingi oleh bebatuan, maka tentunya tidak banyak sinar matahari yang masuk ke dalam goa. Tetapi, itu malah menambah daya tarik Goa Lalay. Goa memang menjadi tempat yang mistis namun tetap memukau.

3. TALAGA HERANG


Danau kecil yang terletak di perbatasan tiga desa yaitu Desa Jerukleueut, Desa Padaherang, dan Desa Lengkongkulon ini memiliki keindahan yang luar biasa. Dengan pepohonan yang berbatang agak rendah, tempat ini sangat cocok untuk didatangi pengunjung dan wisatawan yang suka melihat objek foto alam. Sesuai namanya, Talaga Herang yang memiliki arti “telaga air yang jernih” sebagai namanya ini membuat pengunjung dapat melihat ikan dan dasar danau secara langsung karena kejernihan airnya. Banyak aktivitas-aktivitas menarik yang bisa dilakukan, seperti bermain air, menyewa sepeda becak air untuk mengarungi telaga, dan berenang di air telaga yang jernih dan bening. Bagi para pengunjung yang merasa lapar, tidak usah khawatir karena di sekitar telaga terdapat berbagai rumah makan yang siap menemani pengunjung.




4. SITU CIKUDA

cikudaTerletak di Desa Padaherang, Kecamatan Singdangwangi, Situ Cikuda ini merupakan tempat wisata di Majalengka yang sedang dikembangkan untuk menjadi lebih baik lagi. Memiliki luas kurang lebih 2 hektar, di sekeliling Situ Cikuda ini juga memiliki banyak hutan alami seluas 1.5 hektar yang akan dikembangkan menjadi fasilitas-fasilitas memadai dan berfungsi menunjang keindahan dan kenyamanan para pengunjung yang ingin mengunjungi tempat ini. Pengunjung bisa bermain air, menyewa perahu, dan juga bersantai sambil menikmati suasana segar dan asri dari telaga ini ditemani dengan keluarga dan juga pengunjung-pengunjung lain yang juga ingin merasakan keindahan situs ini.

5. AIR TERJUN MUARA JAYA

curug-muara-jayaAir terjun yang sering disapa Curug Muara Jaya oleh penduduk sekitar ini memiliki ketinggian berupa 73 meter. Dengan keindahan luar biasa dan suasana asri, sejuk, dan menyegarkan, tidak salah kalau Curug Muara Jaya termasuk ke dalam tempat yang wajib dikunjungi jika kita pergi ke Majalengka. Pepohonan rindang yang teduh membuat liburan dengan keluarga terasa menyenangkan, udara sejuk juga membuat pengunjung betah berlama-lama untuk bermain air atau sekedar bersantai sejenak. Terdapat tempat peristirahatan tidak jauh dari air terjun ini, sehingga bagi para pengunjung yang ingin berlama-lama dan mengunjungi tempat ini lagi, tidak usah terlalu repot untuk bolak-balik ke kota. Berada di Kampung Apuy, Desa Argamukti, tempat wisata ini dapat ditempuh dengan kendaraan umum dari Terminal Maja.

6. AIR TERJUN SAWER

curug-sawer
Terletak tidak terlalu jauh dari Air Terjun Muara Jaya, Air Terjun Sawer menjadi tempat yang wajib dikunjungi lainnya. Berlokasi di Desa Argalingga, air terjun ini memiliki pemandangan yang tidak kalah indah. Dengan pepohonan rindang yang tumbuh di kiri dan kanan air terjun, ekosistem lingkungan yang masih asli dan terjaga, merupakan daya tarik utama dari air terjun ini. Untuk para pengunjung yang menyukai wisata-wisata alam dan juga wisata air terjun, Majalengka merupakan tempat yang sangat tepat karena banyak sekali air terjun dan juga tempat wisata lain yang membuat wisatawan bisa refreshing dan menjauh dari rutinitas dan keramaian kota besar. Terdapat pula banyak aktivitas yang bisa dilakukan seperti bermain air dan berenang.

7. AIR TERJUN TONJONG

Disebut juga Curug Tonjong, memiliki pesona yang luar biasa. Terdapat jembatan yang terbuat dari bambu dan menjadi ikon dari air terjun ini. Ada angkutan umum yang siap mengantar ke Curug Tonjong yang berjarak kurang lebih 19 kilometer dari alun-alun kota Majalengka, atau bisa juga dengan menggunakan kendaraan pribadi. Air terjun Tonjong yang memiliki pesona luar biasa ini sering sekali didatangi oleh banyak pecinta alam dan juga keluarga dan juga wisatawan grup. Untuk masuk ke dalam air terjun Tojong, diperlukan biaya, tetapi sangat terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indah dan mempesona dari air terjun ini.

8. AIR TERJUN CIPEUTEUY

Curug Cipeuteuy tidak kalah menarik untuk dikunjungi, dan merupakan salah satu tempat wisata di Majalengka yang sayang sekali untuk dilewati. Para wisatawan dapat menikmati mandi air jernih yang segar, berendam, bermain air, dan melakukan meditasi atau bersantai di tempat yang sudah disediakan. Lokasi air terjun ini berada di Desa Bantaragung, berjarak kurang lebih 23 kilometer dari alun-alun. Bertempat hanya sekitar 10 kilometer dari Curug Tonjong. Untuk para penikmat alam dan penggemar wisata air, tentunya tidak akan lengkap kalau tidak mengunjungi tempat ini. Tetapi, keunikan yang diberikan air terjun Cipeuteuy ini membuat banyak pengunjung betah dan tidak ingin pergi serta senang berlama-lama karena suasananya yang nyaman, suara gemericik air yang menenangkan, dan juga berbagai alasan lainnya.
cibali

9. AIR TERJUN CIBALI


Masih seputar air terjun, air terjun selanjutnya yang bisa dikunjungi di Majalengka adalah Air Terjun Cibali. Destinasi wisata yang menarik dan indah ini bertempat di Desa Cikondang, dan karena tempat ini tidak terlalu banyak didatangi oleh wisatawan, maka tempat ini masih memiliki iklim yang cukup sejuk, tempat yang masih asli dan asri, dan juga keadaan air terjun masih alami, bersih, dan terjaga. Bagi para wisatawan yang ingin berwisata ke air terjun ini, tentu jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan tempat-tempat seperti air terjun Cibali. Tempat wisata air terjun memang tidak akan ada habisnya, oleh karena itu tentunya sangat dihimbau untuk para pengunjung agar selalu menjaga kebersihan air dan juga situs air terjun yang sedang didatangi. 
sempong

10. AIR TERJUN SEMPONG


Air terjun Sempong atau Curug Sempong terletak di Cisempong, Kecamatan Majalengka. Berjarak 9 kilometer dari pusat kota Majalengka, dan tidak terlalu jauh dari wisata paralayang Gunung Panten, yaitu sekitar 2 kilometer. Pengunjung dan wisatawan yang ingin menikmati air terjun ini akan dikenai biaya yang tidak terlalu besar, yaitu sekitar 5.000 rupiah per orang. Untuk menuju ke situs air terjun, dari tempat pembelian karcis, para pengunjung harus menuruni bukit sekitar 100 meter dan akan menemukan air terjun yang tersembunyi ini. Meskipun menjadi salah satu tujuan bagi para penduduk lokal setiap akhir pekan dan juga hari libur, tetapi pengunjung dan wisatawan tetap dapat menikmati keindahan air terjun ini tanpa merasa terganggu.

11. AIR TERJUN AWUL

Merupakan air terjun di Majalengka yang bertempat di Blok Citayam, Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka. Meskipun tidak terlalu tinggi yaitu sekitar 5 meter saja, tetapi air terjun ini masih jarang dijamah oleh wisatawan. Oleh karena itu, ekosistem dan alam dalam air terjun ini masih sangat terjaga. Untuk mengakses air terjun ini tergolong cukup sulit karena tempatnya yang tidak terlalu terbuka dan cukup terpelosok. Maka dari itu, para pengunjung dan wisatawan diharapkan bertanya ke penduduk sekitar mengenai letak pasti Air Terjun Awul ini. Lokasi yang terpelosok dan tempatnya yang tersembunyi membuat suasana di situs air terjun ini terasa menenangkan, sejuk, dan masih asri.
Karena memiliki ekosistem, alam, dan keindahan yang masih bersih dan asri, maka sebagai pengunjung, para wisatawan diwajibkan untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak merusak situs alam. Biasanya, pengunjung akan ditegur oleh tour guide jika merusak atau membuang sampah sembarangan.
curug-ibun

12. AIR TERJUN EMBUN PELANGI


Atau sering disebut Curug Embun Pelangi dan disebut penduduk sekitar sebagai Curug Ibun, terletak di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Untuk menuju ke lokasi air terjun ini cukup mudah, karena terletak kurang lebih 3 kilometer dari pusat kota. Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan melewati ladang sayur-mayur warga dan menuruni tangga yang cukup curam. Dinamakan Curug Embun Pelangi karena embun yang tercipta dari jatuhnya air sungai terkena cahaya mahtahari sehingga terlihat pelangi di sekitar air terjun. Selain melihat air terjun, pengunjung dapat menikmati panorama tebing batu yang mengapit sungai Cilongkrang. 
cempaga

13. AIR TERJUN CEMPAGA


Air terjun Cempaga atau Curug Cempaga merupakan tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, dan terletak di Desa Campaga, Kecamatan Talaga. Air terjun ini memiliki keunikan berupa bebatuan hitam kecoklatan, air terjun yang terlihat seperti terbelah dua dan menuju satu arah, dan memiliki ketinggian sekitar 8 meter. Jika para pengunjung ingin berlibur ke obyek wisata ini, tempat dan akses menuju lokasi cukup mudah, dan perkembangan obyek wisata ini menjadi salah satu situs yang mendapatkan cukup banyak perhatian dari pemerintah setempat karena potensinya. Suasana yang segar dan nyaman membuat semakin banyak wisatawan dan pengunjung baik pengunjung dan wisatawan lokal maupun mancanegara datang untuk menikmati keindahan alam air terjung ini.
curug-cipeureus

14. AIR TERJUN CIPEUREUS


Terletak di Desa Sukamenak, Kecamatan Bantarujeg, tempat wisata ini memiliki ketinggian 12 meter dan meskipun memiliki lokasi yang agak sulit dijangkau oleh wisatawan, air terjun ini memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Letak air terjun yang agak sulit dijangkau ini membuat pengunjung dan wisatawan harus berjalan kaki dari balai desa setempat sekitar 15 menit. Sayangnya, tempat wisata ini hanya adapt dinikmati pada musim kemarau saja. Air terjun yang berada di atas hamparan ini tidak bisa dinikmati saat musim hujan karena pemandangan air dari bawah sungai tidak akan terlihat dan tempat ini cukup berbahaya untuk diakses saat musim hujan. Air terjun Cipeureus memang menyegarkan, dengan suasana yang indah dan gemericik air yang menenangkan suasana. Majalengka memang banyak sekali memiliki air terjun, karena tempatnya yang berada di dataran.

15. AIR TERJUN CILUTUNG

Air terjun yang terletak di Desa Campaga, Kecamatan Talaga dan berjarak 28 kilometer dari pusat kota ini memiliki panorama alam yang indah, suasana yang nyaman dan juga keindahan pepohonan yang asri. Meskipun pada musim kemarau air terjun terlihat agak keruh, tetapi tetap tidak mengurangi keindahan air terjun Cilutung ini. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai tempat ini dan jalan menuju air terjun ini terhitung cukup baik dengan banyaknya panorama dan juga tempat-tempat yang bisa dilihat.
Meskipun terlihat agak keruh, tetapi banyak pengunjung dan juga wisatawan yang menyukai Curug Cilutung ini. Karena letaknya yang cukup mudah untuk diakses, tentunya curug Cilutung menjadi tempat wisata yang tidak dapat dilewati. Banyak tempat wisata yang berada di pulau Jawa, terutama air terjun.

16. AIR TERJUN PUNTANG

Tempat wisata air terjun terakhir di Majalengka ini bernama Curug Puntang. Berlokasi di Desa Cengal, Kecamatan Maja dan membutuhkan waktu 2 jam untuk diakses dari pusat kota ini masih dikelola dengan sangat baik oleh warga setempat. Meskipun tidak terlalu dikenal oleh wisatawan dari luar kota Majalengka, tetapi air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 15 meter ini patut dikunjungi oleh pecinta alam. Keindahan pemandangan di sekitar, kesejukan udara, pesona gemericik air yang menenangkan membuat pengunjung, wisatawan dan juga para pencinta alam betah berlama-lama untuk bermain-main air dan mandi serta berfoto-foto di lokasi air terjun ini.
janawi

17. SITU JANAWI


Merupakan sebuah danau yang cukup luas sekitar kurang lebih 1 hektar, dikelilingi pemukiman dan dibatasi perbukitan di sebelah selatan. Situ Janawi berbentuk agak bulat dan memiliki danau kecil di tengahnya. Air danau yang bening tertutup tanaman air seperti rumput dan eceng gondok. Untuk pengunjung dan para wisatawan yang menyukai panorama danau, tentunya sangat cocok untuk datang ke situ Janawi ini. Terletak di Desa Payung, Kecamatan Rajaguluh, dan jalan menuju ke Situ Janawi tergolong cukup baik, tetapi agak sempit untuk kendaraan roda empat. Keindahan Situ Janawi ini terletak pada mata airnya. Mata air yang jernih dan keluar dari sela-sela batuan di perbukitan sangat menggoda untuk bermain dan berenang.
situ-cipanten

18 SITU CIPANTEN


Telaga atau danau kecil ini menjadi salah satu pilihan tempat wisata di Majalengka untuk pengunjung yang membawa keluarga, dan juga menyukai keindahan alam yang berada di Majalengka. Memang telaga Cipanten ini tidak terlalu terkenal di kalangan penduduk lokal, tetapi pemandangan yang indah dan tenang membuat pengunjung wajib mengunjungi telaga ini. Berlokasi di Desa Gunung Kuning, Kecamata Sindang, Kabupaten Majalengka, danau kecil ini berjarak kurang lebih 16 kilometer dari kota Majalengka. Untuk menuju ke telaga ini dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi. Petunjuk arah telaga ini pun terlihat cukup jelas karena ditandai dengan gapura masuk menuju obyek wisata yang terletak di jalan antara Desa Gunung Kuning dan Desa Sindang. Tempat ini juga termasuk ke dalam tempat wisata yang cocok untuk anak muda, karena tempat yang mudah didatangi dengan kendaraan umum, dan suasana yang tenang juga bisa membuat anak muda senang berlama-lama di tempat ini.

19. KOLAM RENANG BALONG SANG RAJA MAJALENGKA

Merupakan tempat wisata yang cukup unik, karena kolam renang ini merupakan kolam yang sering dijadikan tempat mandi para raja di Zaman Belanda. Untuk para pengunjung yang ingin merasakan seperti seorang raja yang mandi di kolam khusus dan air jernih, dingin, dan luas, tentunya tempat ini sangat cocok. Selain menawarkan kolam renang, terdapat pula mata air akar yang dialirkan ke kolam sehingga nampak alami. Ada juga kegiatan outbound, keindahan yang memukau, dan juga pohon-pohon rindang berumur ratusan tahun. Terletak di Kelurahan Cigasong, kolam renang Balong Sang Raja dapat diakses dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.
sadarehe

20. TAMAN NASIONAL SADAREHE


Berada di Desa Payung, Kecamatan Rajaguluh, Kabupaten Majalengka. Lokasi kegiatan berada di kaki gunung Ciremei, dan merupakan Taman Nasional Gunung Ciremai yang memiliki keindahan eksotis, ekosistem yang masih asli dan hijau, berbagai macam pohon, dan merupakan kawasan terhijau di wilayah gunung ciremai. Terdapat banyak tempat wisata dan juga panorama yang dapat dilihat di Sadarehe, salah satunya adalah perkebunan teh yang berudara sejuk, dingin dan juga asri. Sadarehe menjadi salah satu tempat untuk para peminat fotografi, pengunjung yang menikmati alam, dan juga wisatawan yang ingin bersantai dan rileks.
Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Taman Nasional Sadarehe, salah satunya adalah melewati lembah-lembah, bersantai menikmati perkebunan teh. Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan trekking dan berjalan-jalan di alam bebas. Banyak yang bisa dilakukan di tempat wisata alam, terutama di Tempat Wisata di Tangerang Banten. 
  1. Bendungan Rentang
bendungan-rentangMerupakan salah satu bendungan terbesar di daerah utara Majalengka, bendungan ini dapat menampung beberapa sungai di Jawa Barat, seperti sungai Cimanuk, Citarum, dan sungai-sungai kecil lainnya. Dibangun pada tahun 1982, bendungan ini termasuk ramai dikunjungi warga, karena terdapat area permainan di sekitar bendungan ini. Warga biasanya membawa teman-teman dan keluarga untuk bersantai, berolahraga, jalan-jalan dan juga menikmati makanan dan minuman yang berada di sekitar bendungan. Tidak dikenakan biaya untuk melihat-lihat ke sekitar bendungan, dan terletak kurang lebih 35 kilometer dari pusat kota. Bendungan Rentang terletak di Dusun Rentang Desa Panongan Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. 
  1. Wisata Ziarah Pangeran Muhammad
makampangeranmuhamadMerupakan tempat wisata di Majalengka yang cukup banyak dikunjungi oleh peziarah dan pengunjung yang ingin berziarah. Menurut sejarah, konon sekitar pada tahun 1480an, Sunan Gunung Jati mengutus pangeran Muhammad untuk menyebarkan agama Islam di Majalengka. Beliau mengemban tugas mulia ini sampai akhirnya tutup usia dan dimakamkan di tempat makam ini. Para peziarah dan juga pengunjung yang ingin mendatangi situs makam ini bisa menggunakan kendaraan umum karena terletak sekitar 3 kilometer dari pusat kota Majalengka. Makam ditandai dengan adanya jirat dan dua nisan yang masing-masing terletak di bagian utara dan selatan jirat. Makam ditutup dengan kelambu putih yang disangga oleh empat tiang besi. Dengan berziarah, para pengunjung juga dapat mengetahui banyaknya Manfaat Wisata Religi yang Wajib Diketahui, terutama ketika mengetahui sejarah Pangeran Muhammad dalam menyebarkan agama Islam di Majalengka.
  1. Perkebunan Teh Cipasung
cipasung-tehTempat wisata ini tidak boleh dilewatkan, karena perkebunan teh yang sejuk, asri, damai, dan tenang ini menyuguhkan wisatawan dengan pemandangan perkebunan teh hijau yang menyejukkan mata. Suasana yang sejuk dan segar, jauh dari kepenatan dan hiruk pikuk kota besar merupakan atraksi utama perkembunan teh ini. Meskipun terletak cukup jauh, sekitar 50 kilometer dari alun-alun pusat kota, tetapi karena itulah banyak pengunjung dan wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi tempat ini. Wisatawan dan pengunjung yang datang ke tempat ini bisa menikmati suasana perkebunan sambil bersantai dan mencicipi teh serta makanan kecil lainnya.
Banyak yang bisa dilakukan di perkebunan teh Cipasung, selain duduk-duduk dan juga menikmati alam. Kegiatan yang santai ini juga identik dengan udara dingin, seperti ketika di Kawah Putih Ciwidey Bandung Jawa Barat.
  1. Wisata Paralayang
paralayangWisata paralayang yang terletak di Gunung Panten ini menjadi salah satu tempat terunik di wisata Majalengka. Olahraga ekstrim sangat jarang didapat di tempat wisata Indonesia. Dengan banyaknya anak muda yang mulai menyukai kegiatan mendaki gunung, olahraga ekstrim, dan juga aktivitas yang dekat dengan alam. Tempat wisata paralayang gunung Panten sendiri terletak di Desa Sidamukti, Kelurahan Munjul. Untuk mengakses tempat ini cukup mudah karena terletak tidak terlalu jauh dari pusat kota, yaitu sekitar 7 kilometer dengan menggunakan kendaraan pribadi. Dengan melakukan paralayang, wisatawan dapat melihat “sisi lain” dari Majalengka dan juga menikmati hijaunya gunung Panten. Olahraga ekstrem memang menjadi salah satu aktivitas utama di Gunung Panten, tetapi gunung Panten juga memiliki banyak keistimewaan sendiri, seperti halnya dengan Tempat Wisata di Gunung Kidul yang Paling Populer.
  1. Taman Wisata Bukit Alam Hejo
hejoBertempat di kaki Gunung Ciremai, objek wisata Bukit Alam Hejo memiliki banyak wahana dengan mengadopsi konsep tempat wisata alam. Banyak aktivitas dan juga tempat rekreasi keluarga yang ditawarkan oleh taman wisata ini. Mulai dari wahana dengan konsep wisata alam, wisata kuliner makanan-makanan khas Majalengka, sampai ke kegiatan-kegiatan dan aktivitas-aktivitas menarik dan menyenangkan yang bisa menambah wawasan anak-anak. Untuk para wisatawan yang membawa anak-anak kecil ataupun orangtua, memasuki taman wisata ini memang menambah wawasan dan juga menjadi tempat favorit keluarga untuk menghabiskan waktu bersama pada saat liburan bersama. Dengan pemandangan indah di atas bukit, kegiatan dan aktivitas air dengan keluarga, para wisatawan juga dapat bersantai bersama keluarga di saung-saung yang tersedia. Banyak games, kegiatan outbound dan berkemah yang bisa dilakukan. Lokasi Bukit Alam Hejo berada di Desa Pasirayu, dan bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi.
  1. Agro Batu Luhur
batu-luhur4Objek wisata yang masih akan berkembang untuk memenuhi berbagai kegiatan dan kebutuhan wisatawan maupun banyak penduduk lokal ini sekarang pun sudah memiliki banyak aktivitas-aktivitas yang bisa dilakukan, kegiatan-kegiatan menarik yang bisa diikuti, dan juga objek-objek alam yang menarik untuk dikunjungi. Sampai sekarang, tempat wisata yang berada di Desa Jerukleueut dan berjarak 22 kilometer dari pusat kota Majalengka ini sudah memiliki banyak sekali aktivitas, kegiatan, dan wisata alam yang menarik. Sebagai contoh, ada kegiatan alam berkemah, kegiatan pesantren yang mengedepankan pendidikan dan rohani, kegiatan pendidikan dan pelatihan pendidikan bercocok tanam, kegiatan outbound, kegiatan berburu, dan juga pelatihan SAR. Dengan berkemah, bertualang, dan memiliki banyak tempat untuk berkegiatan, tentunya anak-anak tidak usah pergi jauh-jauh ke luar negri, untuk menikmati petualangan seru. Agro Batu Luhur memang unik, dan bisa menyaingi Tempat Wisata di Sydney Australia yang Wajib Dikunjungi.
  1. Taman Buana Marga Majalengka
taman-buanaMungkin bisa dibilang kalau Majalengka adalah kota Dinosaurus. Pasalnya, taman yang satu ini juga mempunyai tema dinosaurus sebagai tema utamanya. Dengan pemandangan dinosaurus kembar, aktivitas berupa kolam renang, ataman bermain, lapangan golf, dan juga tempat lintasan motocross, tempat wisata yang berada di kaki gunung Cakra Buana ini merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi keluarga. Berada di Desa Lemahputih, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, taman ini berada cukup jauh dari pusat kota, yaitu sekitar 40 kilometer dari pusat kota. Para pengunjung dan wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau bisa juga dengan kendaraan umum untuk mencapai tempat ini. Tempat yang menarik ini sangat populer untuk anak-anak, terutama anak yang masih kecil dan menyukai dinosaurus, seperti halnya dengan Tempat Wisata untuk Anak TK di Bandung.
  1. Situ Sangiang
sangiangTempat wisata ini termasuk tempat wisata yang cukup lengkap, karena selain menawarkan pemandangan danau atau telaga yang indah, tetapi para pengunjung dan juga wisatawan yang sedang mengunjungi Situ Sangiang juga dapat berziarah ke makam keramat Sunan Parung, raja yang membuat agama Islam berkembang dengan pesat di Majalengka. Terdapat di Desa Sangiang, situ Sangiang terletak kurnag lebih 30 kilometer dari pusat kota Majalengka. Untuk akses menuju Situ Sangiang ini sendiri, pengunjung dan juga wisatawan tidak usah khawatir karena jalanannya sudah mulus dan bagus, dan juga pemandangan yang indah akan menemani pengunjung untuk smapai ke situ Sangiang. Di situ Sangiang juga terdapat wisata agrowisata berupa jagung dan susu murni. 
  1. Gunung Ciremai
ciremaiMajalengka memang memiliki banyak sekali tempat wisata yang menantang adrenalin dan juga pemandangan yang luar biasa indah. Jika pengunjung memiliki hobi mendaki gunung, tentunya tidak ada salahnya jika wisatawan mencoba mendaki dan menaklukkan gunung Ciremai. Memiliki banyak nama lain, di antaranya adalah Gunung Ceremai, Gunung Cereme, Gunung Cermai, dan Gunung Careme. Untuk mendaki gunung ini, dibutuhkan perjuangan yang luar biasa karena tinggi gunung yang mencapai 3.078 meter di atas permukaan laut (dpl) ini memiliki jalan yang cukup terjal dan berbatu. Maka dari itu ada baiknya para pendaki dan juga pengunjung memeriksa peralatan dan perlengkapan yang membantu dalam pendakian. Untuk mendaki Gunung Ciremai, para pengunjung dan pendaki akan dikenakan biaya sekitar 6.500 rupiah per orang. 
  1. Gunung Batu Tilu
gunung-tiluUntuk pengunjung dan para wisatawan yang ingin melihat keuninkan dan keindahan alam yang berbeda, bisa mengunjungi Gunung Batu Tilu. Gunung ini memiliki tiga puncak ketinggian, dengan nama yang berbeda dan juga tantangan yang berbeda-beda. Puncak tertinggi setinggi 1.154 meter di atas permukaan air laut (dpl) disebut dengan Puncak Sukmana. Dari atas puncak gunung ini, pengunjung bisa menghirup udara sejuk dan menikmati keindahan alam kota Majalengka. Puncak kedua berada di ketinggian 1.112 meter di atas permukaan laut (dpl). Puncak ketiga dinamakan Gunung Tilu, memiliki ketinggian 1.076 meter di atas permukaan laut (dpl), dan di puncak Gunung Tilu ini terdapat situs batu berbentuk naga yang juga menjadi ikon dan keunikan Gunung Batu Tilu. Untuk mencapai ke gunung Batu Tilu ini, pengunjung harus menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum yang menuju ke gunung ini.
  1. Cikebo
cikeboMerupakan salah satu tempat wisata di Majalengka yang bisa membuat para pengunjung dan juga para wisatawan bisa menikmati pemandangan dari ketinggian. Panorama Cikebo berlokasi di Desa Tegal Sari, Kecamatan Maja, dengan jarak tempuh kurang lebih 15 kilometer dari pusat Kota Majalengka. Para pengunjung bisa menikmati pemandangan indah yang membentang di depan mata, dan obyek wisata ini esringkali dijadikan tempat istirahat dan juga sebagai tempat untuk membakar jagung bari para pengunjung dan juga wisatawan. Akses jalan menuju lokasi termasuk cukup memadai, fasilitas yang terdapat di Cikebo cukup lengkap dan tidak heran menjadi tempat favorit bagi anak muda untuk mampir dan menikmati pemandangan.
  1. Lemah Putih
lemah-putihSelain Panorama Cikebo, ada juga sebuah tempat yang bisa membuat pengunjung dan para wisatawan menikmati keindahan alam Majalengka dari ketinggian, yaitu Panorama Lemah Putih. Dengan banyaknya fasilitas menarik yang berada di Lemah Putih seperti kolam renang, sarana hiburan, dan juga rumah makan sampai kafe, tempat ini dapat dijadikan oleh para pengunjung dan wisatawan sebagai tujuan liburan alternatif untuk sekedar menjauh dari hiruk pikuk kota dan dinikmati dengan teman-teman ataupun keluarga. Bertempat di Desa Lemah Putih, Kecmatan Lemahsugih, tempat ini menjadi pilihan untuk menikmati keindahan Majalengka dari ketinggian. Untuk anak muda, tentunya tempat ini menjadi sangat menarik terutama yang menggemari hobi fotografi, dan juga pencinta alam. Melihat matahari yang tenggelam dengan berbalut awan pun menjadi panorama luar biasa indah. Tentunya, bisa diadu dengan Tempat Wisata Di Pekanbaru Riau Paling Asyik.
  1. Panyaweuyan Argapura
panyaweuyanDilihat sekilas, pengunjung dan wisatawan langsung dapat menyamakan pemandangan ini dengan Ubud, karena panorama teraseringnya. Tidak hanya menawarkan panorama ladang berundak, Panyaweuyan juga menawarkan panorama luar biasa yaitu salah satu titik dimana pengunjung dan wisatawan bisa melihat deretan puncak gunung yang berada di Jawa Barat. Waktu terbaik untuk berkunjung ke Panyaweuyan Argapura adalah pagi hari pukul setengah 6 sampai 8 pagi, karena kabut yang turun memberikan nilai tambah untuk pengunjung yang senang berfoto landscape. Selain itu, sebaiknya pengunjung menikmati pemandangan ini di musim hujan karena kondisi alam yang hijau.
  1. Cadas Gantung
cadas-gantungMenikmati panorama landscape yang indah yang menunjukkan keindahan wilayah Majalengka akan sangat mempesona jika dilihat dari Cadas Gantung. Ada dua sisi panorama yang bisa dilihat, yaitu Gunung Kromong di arah timur, dan dataran rendah Majalengka, seperti kawasan Leuwimuding, Palasah, Sumberjaya dan Jatiwangi yang terlihat dari sisi barat. Untuk pengunjung yang ingin mengunjungi Cadas Gantung, sebaiknya menggunakan kendaraan motor beroda dua karena akses lebih mudah dan juga lebih banyak tersedia lahan parkir. Kondisi tubuh yang prima tentu saja menjadi syarat utama untuk menikmati tempat ini karena jalan menuju ke atas cukup terjal, tetapi sangat terbayar dengan panorama yang disajikan oleh bebatuan yang seakan-akan menggantung di tepi jurang.
  1. Museum Talaga Manggung
talaga-manggungBerada di Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga. Berjarak sekitar 26 kilometer dari pusat kota Majalengka ini merupakan tempat wisata yang menyimpan benda-benda peninggalan sejarah dari Kerajaan Talaga Manggung seperti kereta kencana, peralatan perang, alat kesenian, dan masih banyak lagi yang lain. Pengunjung yang datang ke obyek wisata ini kebanyakan berasal dari kalangan pelajar, meskipun tidak jarang juga ada pengunjung lain yang ikut datang dan menikmati obyek wisata ini. Situs Museum Telaga Manggung ini tidak memiliki ketentuan dalam pemungutan biaya tiket masuk, tetapi hanya sebagai sumbangan sukarela saja. Meskipun begitu, tampak di dalam museum Talaga Manggung ini sangat istimewa, dengan banyaknya koleksi yang dirawat dan rapi, pengunjung dapat mengajak anak-anak dan juga remaja untuk belajar mengenai sejarah Indonesia dan juga sejarah Kerajaan Talaga Manggung, seperti yang terlihat dari koleksi dan juga aktivitas serta kegiatan di dalam obyek wisata ini. 

  1. Rumah Adat Panjalin
panjalinTerletak di Blok Rabu, Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Rumah Adat Panjalin merupakan rumah adat asli dari peninggalan sejarah di Majalengka. Rumah yang menjadi saksi bisu penyebaran agama Islam di Panjalin, wilayah Majalengka ini didirikan oleh Raden Sanata, keturunan kerajaan Talaga pada abad ke-17, sekitar 300 tahun yang lalu. Meskipun kondisinya sudah terlihat agak rapuh karena berbahan asli kayu, bilik dan juga bambu, tetapi rumah adat ini tetap terlihat indah dan menawan.
Pengunjung juga dapat menjadikan rumah adat Panjalin sebagai objek foto yang menarik. Selain itu juga bisa menjadikan rumah adat ini sebagai objek untuk mengetahui sejarah terutama sejarah penyebaran agama Islam di Jawa Barat. Selain itu, jangan lupa mengenai pentingnya wisata religi dan Tempat Wisata Religi di Aceh yang Harus Dikunjungi. 
  1. Gunung Cakrabuana
cakrabuanaGunung di Jawa Barat yang memiliki tinggi 1721 meter di atas permukaan laut (dpl) ini terletak di tiga wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Majalengka, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Tasikmalaya. Terdapat setidaknya empat jalur pendakian Gunung Cakrabuana, yaitu jalur Bunar Kecamatan Pageurageung Tasikmalaya, jalur pendakian Malangbong Garut, jalur Cakrawati Lemah Putih Kecamatan Lemahsugih, dan jalur Sukanyiru, Kecamatan Wado Sumedang. Gunung ini merupakan hulu sungai Citanduy dan Cimanuk, dan juga taman hutan raya yang terkenal dengan sejumlah tanaman endemik seperti aren, membuat Gunung Cakrabuana mampu menghasilkan kurang lebih 1.5 ton gula merah per hari karena produksi gula arennya.
  1. Petilasan Prabu Siliwangi
prabu-siliwangiObyek wisata selanjutnya yang terletak di Kampung Pajajar, Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh ini merupakan tempat peristirahatan Prabu Siliwangi, dan konon merupakan masyarakat dan penduduk sekitar, petilasan ini merupakan tempat menghilangnya Prabu Siliwangi. Untuk mengunjungi obyek wisata ini, para wisatawan bisa menggunakan kendaraan bermotor dan berjarak kurang lebih 20 kilometer dari pusat kota Majalengka. Sebelum melakukan ritual di Patilasan Prabu Siliwangi, masyarakat sekitar memiliki tradisi khusus untuk para pengunjung yaitu melakukan mandi bersih di dua telaga yang terletak di kawasan wisata ini, yaitu Talaga Emas dan Talaga Pancuran. Airnya yang dianggap suci oleh masyarakat sekitar membuat pengunjung wajib mandi bersih di kedua telaga ini. Banyak yang bisa ditawarkan dari kompleks Petilasan Prabu Siliwangi, dan seperti juga halnya Wisata Kota Tua Jakarta-Obyek Wisata dan Kuliner.
  1. Telaga Emas
emasSeperti yang sudah di bahas di point sebelumnya, terdapat dua telaga yang dianggap suci oleh masyarakat sekitar Majalengka, yaitu Telaga Emas dan Telaga Pancur. Telaga Emas atau Situ Cipadung disebut ebagai wisata air yang menyenangkan, karena tersedia becak air yang disediakan oleh pengelola tempat untuk para pengunjung yang ingin mengelilingi telaga. Tidak kalah menawan dari telaga-telaga lain di Majalengka, telaga Emas merupakan salah satu dari dua telaga di dalam kompleks obyek wisata Prabu Siliwangi.
Yang menarik dari Telaga Emas, atau sering disebut dengan Situ Cipadung adalah selain airnya yang bersih, pengunjung juga dapat bermain air. Situ Cipadung memang berada di satu kompleks dengan Petilasan Prabu Siliwangi dan juga Telaga Pancur, dan juga merupakan tempat yang indah dan wajib dikunjungi, seperti halnya dengan Tempat Wisata di Lombok Timur Paling Menarik. 
  1. Telaga Pancur
pancuranObyek wisata Prabu Siliwangi yang satu ini memiliki air yang luar biasa jernih, dan terdapat di tengah kawasan hutan kecil dengan pohon-pohon yang besar, rimbun dan asri, membuat udara di obyek wisata ini terasa sejuk dan menyegarkan. Ditambah dengan kebersihan tempat yang sangat dijaga dan juga diperhatikan oleh pengelola. Telaga Pancur memiliki air yang bening dan jernih, sehingga ikan-ikan yang tinggal di telaga bahkan dasar telaga pun terlihat jelas.
Dengan air yang bening dan dingin, banyak pengunjung yang berenang di telagak ini. Air terlaga yang berasa dari mata air di dasar telaga uga disalurkan oleh pipa dan kemudian dipancurkan oleh patung berbentuk lumba-lumba. Tersedia becak air, dan juga berbagai macam fasilitas lainnya. Banyak warga sekitar yang sering datang ke tempat ini untuk bersantai dan juga mengunjungi kompleks Petilasan Prabu Siliwangi, karena itu, kompleks ini cukup ramai di hari libur dan juga akhir pekan.